Cara menghitung komisi affiliate
Penghasilan affiliate ditentukan oleh empat angka:
- Harga produk yang dibeli lewat tautanmu.
- Tarif komisi, persen dari harga yang jadi bagianmu.
- Jumlah klik ke tautanmu dalam sebulan.
- Konversi, persen pengklik yang akhirnya membeli.
Komisi per penjualan = harga x tarif komisi
Komisi sebulan = klik x konversi x komisi per penjualan
Contoh: produk Rp150.000 dengan komisi 10% memberi Rp15.000 per penjualan. Dengan 2.000 klik sebulan dan konversi 1,5%, terjadi 30 penjualan, jadi komisimu sekitar Rp450.000.
Hitung mundur dari target
Cara yang lebih berguna adalah mulai dari target. Kalau kamu ingin Rp3.000.000 sebulan dari produk di contoh tadi, kamu butuh 200 penjualan (3.000.000 / 15.000). Dengan konversi 1,5%, itu berarti sekitar 13.334 klik.
Angka klik itulah yang perlu kamu kejar lewat konten, grup, atau iklan. Kalau terasa terlalu jauh, ada tiga tuas yang bisa digeser: pilih produk dengan komisi per penjualan lebih besar, naikkan konversi dengan konten yang lebih meyakinkan, atau cari sumber klik baru.
Tarif persen tinggi belum tentu komisi besar
Komisi 30% dari produk Rp20.000 hanya Rp6.000. Komisi 10% dari produk Rp500.000 memberi Rp50.000. Bandingkan komisi per penjualan dalam rupiah, bukan persennya saja, lalu kalikan dengan seberapa mudah produk itu dijual ke audiensmu.
Produk digital (ebook, template, kursus, jasa) biasanya memberi tarif lebih tinggi daripada barang fisik, karena biaya per unitnya kecil. Di DigiMarket, tarif komisi tiap produk tercantum di halaman program afiliasi dan bisa langsung kamu coba di kalkulator di atas.
Dari mana angka konversi
Konversi sangat bergantung pada audiens, produk, dan cara kamu mempromosikan. Rekomendasi jujur ke orang yang memang butuh produk itu biasanya mengonversi jauh lebih baik daripada tautan yang disebar ke mana saja.
Cara paling akurat: ambil angka dari laporanmu sendiri. Bagi jumlah penjualan dengan jumlah klik pada bulan lalu. Kalau belum punya data, isi angka kecil dulu supaya perkiraanmu tidak terlalu optimis, lalu perbarui sesudah sebulan berjalan.
EPC: penghasilan per klik
Angka yang paling berguna untuk membandingkan produk adalah EPC (earnings per click), yaitu rata-rata komisi yang kamu dapat dari setiap klik.
EPC = total komisi / jumlah klik, atau sama dengan konversi x komisi per penjualan.
Dari contoh di atas, komisi Rp450.000 dari 2.000 klik berarti EPC Rp225. Setiap orang yang mengklik tautanmu, beli atau tidak, rata-rata bernilai Rp225. Dengan EPC kamu bisa membandingkan produk murah yang gampang laku dengan produk mahal yang jarang laku dalam satu angka.
Contoh membandingkan dua produk
- Produk A: template Rp49.000, komisi 30%, jadi Rp14.700 per penjualan. Dari datamu, konversinya 2%. EPC = 2% x Rp14.700 = Rp294.
- Produk B: kursus Rp499.000, komisi 10%, jadi Rp49.900 per penjualan. Konversinya 0,5%. EPC = 0,5% x Rp49.900 = sekitar Rp250.
Komisi per penjualan produk B lebih dari tiga kali besar, tapi untuk audiens yang sama produk A memberi lebih banyak per klik. Hasilnya bisa berbalik kalau audiensmu memang sedang mencari kursus. Itu sebabnya angka konversi sebaiknya diambil dari datamu sendiri, per produk.
Kalau mempromosikan dengan iklan berbayar
Beberapa affiliate membeli iklan lalu mengarahkan klik ke tautan affiliate. Hitungannya sederhana: iklan hanya menguntungkan kalau biaya per klik lebih kecil dari EPC. Dengan EPC Rp225, membayar Rp400 per klik berarti rugi Rp175 untuk setiap klik.
Sebelum memasang iklan, baca dulu aturan program yang kamu ikuti. Banyak program melarang iklan yang memakai nama merek penjual sebagai kata kunci, atau melarang iklan langsung ke halaman produk. Untuk menghitung untung rugi iklan secara lengkap, pakai juga Kalkulator ROAS dengan komisi sebagai omzetmu dan margin 100%.
Cara menaikkan konversi tanpa menambah klik
- Promosikan produk yang kamu pakai atau pahami sendiri, supaya ulasanmu spesifik dan bisa dipercaya.
- Tunjukkan hasilnya: tangkapan layar isi produk, contoh pemakaian, atau perbandingan sebelum dan sesudah.
- Jelaskan untuk siapa produk itu cocok dan untuk siapa tidak. Pembeli yang tepat lebih jarang minta refund.
- Sertakan kode kupon kalau programnya menyediakan, karena diskon sering jadi alasan terakhir orang membeli.
- Taruh tautan di tempat yang terlihat dan ulangi di akhir konten, bukan hanya di bio.
Menyusun target bertahap
Target besar sejak bulan pertama mudah membuat patah semangat. Lebih realistis menyusun target bertahap dan melihat berapa klik yang perlu dikejar di tiap tahap. Memakai produk contoh tadi (komisi Rp15.000 per penjualan, konversi 1,5%):
- Bulan pertama, target Rp500.000: butuh 34 penjualan, sekitar 2.267 klik.
- Bulan ketiga, target Rp1.500.000: butuh 100 penjualan, sekitar 6.667 klik.
- Bulan keenam, target Rp3.000.000: butuh 200 penjualan, sekitar 13.334 klik.
Di setiap tahap, tanyakan dari mana tambahan klik itu akan datang: konten baru, saluran baru, atau audiens yang lebih besar. Kalau jawabannya belum jelas, naikkan konversi atau pilih produk dengan EPC lebih tinggi dulu, karena keduanya menurunkan jumlah klik yang kamu butuhkan.
Catat datamu sejak bulan pertama
Kalkulator ini hanya seakurat angka yang kamu isi. Sejak awal, catat untuk tiap produk dan tiap tempat kamu membagikan tautan:
- jumlah klik dari laporan program;
- jumlah penjualan dan komisi yang tercatat;
- jumlah komisi yang batal karena refund atau pembatalan;
- sumbernya: postingan, video, grup, email, atau iklan.
Setelah satu atau dua bulan, kamu punya konversi dan EPC asli per produk dan per sumber. Dari situ kelihatan produk mana yang layak dipromosikan lebih sering dan saluran mana yang hanya menghabiskan waktu.
Kesalahan yang sering dilakukan affiliate pemula
- Memilih produk hanya karena persen komisinya paling besar, tanpa melihat apakah audiensnya butuh.
- Menyebar tautan ke banyak grup tanpa penjelasan, lalu menyimpulkan affiliate tidak menghasilkan.
- Memakai angka konversi dari cerita orang lain untuk menghitung target, lalu kecewa karena hasilnya jauh berbeda.
- Lupa memperhitungkan komisi yang batal karena refund, sehingga perkiraan penghasilan terlalu tinggi.
- Tidak memberi tahu audiens bahwa tautannya adalah tautan affiliate. Keterbukaan justru membuat orang lebih percaya.
- Berhenti setelah beberapa minggu sebelum datanya cukup untuk dinilai.
Program afiliasi DigiMarket
Kalau kamu ingin mempromosikan produk digital Indonesia, DigiMarket membuka program afiliasi untuk siapa saja yang punya akun. Ketentuan yang berlaku saat ini:
- Tarif komisi ditentukan per produk dan tercantum di halaman program afiliasi.
- Tautanmu berlaku 30 hari setelah diklik.
- Kamu dapat kode kupon pribadi, pembelimu dapat diskon 10%.
- Komisi bisa dicairkan setelah 14 hari, tanpa minimal pencairan.
Tombol produk di kalkulator atas memakai harga dan tarif yang sama dengan data program ini. Detailnya ada di Program Afiliasi DigiMarket.
Yang bisa mengurangi komisi
- Diskon atau kupon. Banyak program menghitung komisi dari total sesudah diskon. Di DigiMarket, komisi juga dihitung dari total sesudah kupon.
- Pembatalan dan refund. Komisi dari pesanan yang dibatalkan atau direfund biasanya ditarik.
- Batas waktu cookie. Pembelian yang terjadi setelah masa berlaku tautan habis tidak tercatat sebagai milikmu.
- Pajak dan biaya pencairan. Aturannya berbeda di tiap platform. Cek halaman syarat program yang kamu ikuti.
Pertanyaan yang sering muncul
Berapa penghasilan affiliate pemula?
Tidak ada angka pasti. Masukkan jumlah klik yang realistis untuk audiensmu sekarang dan konversi yang kecil, hasilnya adalah perkiraan awal yang jujur.
Konversi berapa persen yang wajar?
Sangat bervariasi menurut produk dan sumber trafik. Pakai angka dari laporan programmu sendiri, karena angka rata-rata dari tempat lain jarang cocok dengan audiensmu.
Apakah kalkulator ini bisa dipakai untuk Shopee Affiliate atau TikTok Affiliate?
Bisa. Isi harga dan tarif komisi sesuai yang tertera di dashboard affiliate platform itu, karena tarifnya berbeda per kategori dan bisa berubah.
Bagaimana cara ikut program afiliasi DigiMarket?
Daftar akun gratis, lalu ambil tautan dan kode kupon pribadimu di menu Afiliasi pada dashboard. Detail tarif dan aturan ada di halaman Program Afiliasi.
Apa itu EPC dalam affiliate?
EPC atau earnings per click adalah rata-rata komisi dari setiap klik. Hitungnya total komisi dibagi jumlah klik. Angka ini berguna untuk membandingkan produk dan menilai apakah iklan berbayar layak.
Lebih baik produk murah atau produk mahal?
Bandingkan EPC-nya, bukan harga atau persen komisinya saja. Produk murah biasanya lebih mudah laku, produk mahal memberi komisi lebih besar per penjualan.
Berapa klik yang saya butuhkan untuk target tertentu?
Isi target komisi sebulan di kalkulator. Hasilnya menunjukkan jumlah penjualan dan klik yang dibutuhkan berdasarkan harga, tarif, dan konversi yang kamu isi.
Apakah harus punya banyak followers untuk mulai affiliate?
Tidak harus. Audiens kecil yang benar-benar butuh produknya sering memberi konversi lebih tinggi daripada audiens besar yang tidak tertarik. Mulai dari topik yang kamu kuasai, lalu ukur EPC-mu.
Kenapa komisi yang masuk lebih kecil dari hitungan kalkulator?
Biasanya karena kupon diskon, pesanan yang dibatalkan atau direfund, atau pembelian yang terjadi setelah masa berlaku tautan habis. Cek rincian komisi di dashboard programmu.
Apakah data yang saya isi disimpan?
Tidak. Semua hitungan berjalan di browser kamu.
