Lewati ke konten utama
DigiMarket

3 pilihan buatan Indonesia

Alternatif Hostinger Buatan Indonesia: Perbandingan Harga dan Layanan

Hostinger dikenal murah. Tapi harga murahnya punya syarat, dan harga perpanjangannya naik. Kalau kamu ingin hosting yang harganya stabil, CS-nya bisa dihubungi lewat WhatsApp, dan perusahaannya ada di Indonesia, ada beberapa pilihan lokal yang layak dibandingkan.

Harga dan fitur dicek ke situs resminya pada 27 September 2026.

Pilihan lokal pengganti Hostinger

  1. 1
    Logo Domainesia

    Hosting & Domain

    Harga perpanjangan sama dengan harga awal, Rp18.000 per bulan. Bisa dihubungi lewat WhatsApp dan telepon.

  2. 2
    Logo Jagoan Hosting Indonesia: Web Hosting dan Cloud Service

    Hosting & Domain

    Mulai Rp25.000 per bulan, dengan dukungan WhatsApp 24 jam.

  3. 3
    Logo DewaWeb

    Hosting & Domain

    Garansi uang kembali 90 hari, domain gratis selamanya, dan backup otomatis harian.

  4. Produkmu juga pengganti Hostinger?Daftarkan gratis, lalu usulkan dari halaman edit produk.

Hostinger vs pilihan lokal

Hostingerpembanding

Harga termurah
Rp12.900/bln, wajib bayar 48 bulan di muka (Rp619.200)
Harga perpanjangan
Rp54.900/bln
Garansi uang kembali
30 hari
Hubungi CS
Bahasa Indonesia, 24 jam
Bonus
Ada server di Indonesia

DomaiNesia

Harga termurah
Rp18.000/bln
Harga perpanjangan
Rp18.000/bln (sama dengan harga awal)
Garansi uang kembali
30 hari
Hubungi CS
Live chat 24 jam, WhatsApp, telepon
Bonus
Migrasi gratis 1 bulan

Jagoan Hosting

Harga termurah
Mulai Rp25.000/bln
Harga perpanjangan
Tidak tercantum
Garansi uang kembali
Tidak tercantum
Hubungi CS
WhatsApp 24 jam
Bonus
-

DewaWeb

Harga termurah
Rp35.000/bln (Rp420.000/tahun)
Harga perpanjangan
Tidak tercantum
Garansi uang kembali
90 hari
Hubungi CS
Ninja Support 24 jam
Bonus
Domain gratis selamanya, backup harian

Kenapa orang mencari pengganti Hostinger?

Hostinger menawarkan harga awal yang sangat rendah. Saat kami cek, paket termurahnya Rp12.900 per bulan. Tapi harga itu hanya berlaku kalau kamu membayar 48 bulan sekaligus di muka, yaitu Rp619.200. Setelah masa itu habis, harga perpanjangannya menjadi Rp54.900 per bulan. Itu lebih dari empat kali lipat harga awal.

Banyak orang baru sadar soal ini saat tagihan perpanjangan datang. Di titik itu, mereka mulai mencari hosting lain yang harganya lebih jelas sejak awal.

Alasan kedua biasanya soal layanan. Sebagian pemilik website lebih nyaman bertanya lewat WhatsApp atau telepon, dengan orang yang paham kebiasaan pengguna Indonesia. Penyedia lokal umumnya menyediakan kanal seperti itu.

Yang perlu kamu tahu dulu: Hostinger tidak buruk

Supaya adil, Hostinger punya kelebihan yang nyata. Harga awalnya memang paling rendah di antara yang kami bandingkan. Menurut halaman bantuan resminya, Hostinger juga sudah punya server di Indonesia, jadi website tetap bisa cepat untuk pengunjung lokal. CS-nya melayani dalam bahasa Indonesia selama 24 jam, dan ada garansi uang kembali 30 hari.

Jadi pertanyaannya bukan "mana yang bagus", tapi "mana yang cocok dengan cara kamu membayar dan meminta bantuan".

Pilihan lokal dan kelebihannya

DomaiNesia paling menarik kalau kamu tidak suka kejutan harga. Paket termurahnya Rp18.000 per bulan, dan harga perpanjangannya sama, Rp18.000 per bulan. Kamu tidak perlu membayar bertahun-tahun di muka untuk mendapatkan harga itu. DomaiNesia bisa dihubungi lewat live chat 24 jam, WhatsApp, dan telepon kantor di Yogyakarta. Ada juga garansi 30 hari dan migrasi hosting gratis satu bulan.

Jagoan Hosting memasang harga mulai Rp25.000 per bulan untuk hosting murahnya. Keunggulan yang paling mereka tonjolkan adalah dukungan lewat WhatsApp selama 24 jam. Cocok untuk kamu yang ingin bertanya cepat tanpa membuka tiket atau menunggu email. Harga perpanjangan dan lama garansinya tidak tercantum di halaman yang kami cek, jadi tanyakan dulu sebelum membeli.

DewaWeb berada di kelas harga lebih tinggi. Paket termurahnya Rp35.000 per bulan, atau Rp420.000 per tahun. Sebagai gantinya, kamu mendapat garansi uang kembali 90 hari, tiga kali lebih lama dari yang lain. DewaWeb juga memberi domain gratis selamanya, backup otomatis harian dan mingguan, serta migrasi website gratis. Cocok untuk toko online atau website bisnis yang tidak boleh sering bermasalah.

Cara memilih dalam satu menit

Pakai pertanyaan sederhana ini:

  • Ingin harga paling rendah hari ini, dan sanggup bayar 4 tahun di muka? Hostinger masih masuk akal. Catat tanggal perpanjangannya.
  • Ingin harga yang sama dari tahun ke tahun? DomaiNesia, karena harga awal dan perpanjangannya sama.
  • Ingin bertanya lewat WhatsApp kapan saja? Jagoan Hosting atau DomaiNesia.
  • Website bisnis, dan ingin masa coba yang panjang? DewaWeb, dengan garansi 90 hari.

Hitung biaya dua tahun, bukan satu bulan

Harga per bulan sering menipu. Cara paling jujur adalah menghitung total yang kamu bayar dalam dua sampai empat tahun, termasuk perpanjangan.

Contohnya begini. Kalau kamu membeli Hostinger paket termurah, kamu membayar Rp619.200 untuk 48 bulan pertama. Itu memang murah. Tapi setelah itu, setiap bulan menjadi Rp54.900. Sementara di DomaiNesia, Rp18.000 per bulan tetap Rp18.000 saat diperpanjang.

Bagi yang baru mulai dan belum yakin websitenya akan bertahan empat tahun, membayar di muka sebesar itu juga bukan pilihan ringan.

Hal yang sering terlupa saat pindah hosting

Kalau kamu memindahkan website dari Hostinger ke penyedia lain, perhatikan tiga hal ini:

  1. Jangan hapus hosting lama dulu. Tunggu sampai website di hosting baru berjalan normal.
  2. Tanyakan layanan migrasi gratis. DomaiNesia dan DewaWeb menyebut migrasi gratis di halamannya. Tim mereka bisa membantu memindahkan file dan database.
  3. Cek email yang memakai nama domainmu. Alamat email yang memakai nama domainmu ikut pindah dan perlu diatur ulang.

Fitur yang sering dianggap sama, padahal berbeda

Saat membandingkan paket hosting, beberapa istilah terlihat mirip di semua penyedia. Padahal isinya bisa berbeda. Berikut yang paling sering membingungkan:

  • Backup. Ada yang menyimpan cadangan setiap hari, ada yang seminggu sekali, ada juga yang hanya di paket mahal. DewaWeb mencantumkan backup otomatis harian dan mingguan di paket termurahnya. Untuk penyedia lain, tanyakan seberapa sering dan berapa lama cadangan disimpan.
  • SSL gratis. SSL membuat alamat websitemu diawali https dan muncul ikon gembok di browser. Hampir semua penyedia sekarang memberikannya gratis. Ini bukan lagi pembeda.
  • Domain gratis. Biasanya hanya gratis di tahun pertama, lalu tahun berikutnya bayar. DewaWeb menyebut domain gratis selamanya, yang jarang ditemui.
  • Unlimited. Kata ini sering dipakai untuk kuota bandwidth atau email. Tetap ada batas wajar pemakaian, jadi jangan menganggapnya tanpa batas sama sekali.

Kalau ragu, kirim pertanyaan singkat ke CS sebelum membeli. Cara mereka menjawab juga memberi gambaran seperti apa bantuan yang akan kamu terima nanti.

Soal tautan di halaman ini

Beberapa tombol di halaman ini adalah tautan afiliasi. Kalau kamu membeli lewat tautan itu, DigiMarket bisa mendapat komisi, tanpa biaya tambahan untukmu. Komisi tidak mengubah isi perbandingan. Angka di tabel kami ambil langsung dari situs resmi masing-masing penyedia, dan tanggal ceknya tercantum di atas.

Harga hosting sering berubah karena promo. Sebelum membeli, selalu cek ulang harga di halaman resminya.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah hosting lokal lebih lambat dari Hostinger?

Tidak otomatis. Hostinger juga punya server di Indonesia. Kecepatan lebih ditentukan paket, lokasi server, dan cara website dibuat, bukan asal perusahaannya.

Kenapa harga Hostinger terlihat paling murah?

Harga Rp12.900 per bulan berlaku kalau membayar 48 bulan di muka. Setelah itu harga perpanjangan menjadi Rp54.900 per bulan.

Hosting lokal mana yang harga perpanjangannya tidak naik?

Dari yang kami cek, DomaiNesia mencantumkan harga perpanjangan yang sama dengan harga awal, Rp18.000 per bulan.

Apakah pindah dari Hostinger sulit?

Tidak, kalau penyedia barunya membantu migrasi. DomaiNesia dan DewaWeb mencantumkan migrasi gratis. Jangan hapus hosting lama sebelum website di tempat baru berjalan normal.